Meteor dalam Al-Quran

Juli 27, 2009 as3
Tag: , ,

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamu’alaikum warohmatullohi wa barokatuh,

Salam Silaturahmi,

Saya ingin berbagi sedikit pengetahuan mengenai meteor berkaitan dengan kesukaan saya menatap bintang-bintang.
Pada suatu waktu menjelang subuh, saya menyengajakan diri untuk menikmati pemandangan langit yang cerah di musim kemarau, berbekal peta bintang yang saya simpan bertahun-tahun.Saya jatuh cinta terhadap keindahan hiasan langit malam yang disebut-sebut dalam al-quran itu, sejak masih kecil kemudian makin dalam lagi sejak saya mengunjungi Gedung Planetarium dan Observatorium Bosccha disamping sering ke perpustakaan mencari tahu dari ensiklopedia dan ayat al-quran tentang langit.

Saya suka sekali Sirius, Canopus, Vega, Capella, Betelgeuse dan Rigel dalam rasi Orion, sangat menarik, apalagi Meteor Shower, sungguh memikat hati!!

Meteor disebut juga ‘bintang beralih’. Meteor bukanlah bintang yang bergerak yang terletak jauh di angkasa luar melainkan sebuah fenomena yang terjadi dalam atmosfer bumi. Hal ini terjadi apabila sebuah benda yang bergerak cepat dari angkasa luar menembus atmosfer dan menjadi sedemikian panas karena gesekan atmosfer sehingga mulai berpijar dan kenapa disebut hujan meteor? Berdasarkan sebuah majalah pengetahuan (edisi 12 September 2002) yang pernah saya baca, Hujan Meteor ada hubungannya dengan komet. Komet yang terdiri dari materi padat dan terdapat seperti es, mencair saat mendekati matahari dan jatuh di atmosfer bumi, bergesekan dan menimbulkan sinar terang di atas langit. Hal itu menyebabkan kelihatannya ada bintang yang jatuh dari langit. Namun apabila ini terjadi pada saat orbit bumi sedang beriringan dengan orbit komet, yang tampak di langit adalah bintang yang jatuh tanpa henti dari sebuah titik pusat. Itulah yang disebut hujan meteor dari sudut pandang sains. Beberapa ahli astronomi menganggap bahwa hujan meteor merupakan reruntuhan komet sebelumnya, karena sering ditemukan orbit hujan meteor sesuai dengan orbit komet yang sudah dikenal sebelumnya.

Saat itu, tanggal 28 Juli 2002 saya betul-betul menyaksikan sendiri ‘Delta Aquarids meteor shower’!!! Hujan meteor tahunan ini memang terhitung lamban, dengan bidang gerak panjang sehingga lebih lama menikmatinya. Terngiang dalam ingatan saya bunyi siratan kalam al-quran surat  Al-Hijr ayat 16-18, sebagai berikut:

A’udzu billahi minasysyaithoonirrajiim…

16. wa laqod ja’alnaa buruujan wa zayyannaahaa linnazhiriin.( Dan Sungguh kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang di langit dan menjadikannya terasa indah bagi orang yang memandangnya)

dijelaskan dalam Tafsir Nurul Quran, Istilah Arab, Buruj, asalnya berarti ‘kemunculan’.  Seorang wanita yang mempertontonkan perhiasannya dalam bahasa arab dikatakan tabarrajatil mar’ah. Istilah Arab, burj juga merujuk pada sebuah istana dan gedung-gedung tinggi yang menampilkan kemegahan tertentu. Dalam ayat di atas, benda-benda langit atau lokasinya diserupakan dengan konstelasi-konstelasi (perbintangan). Selagi bumi beredar mengelilingi matahari , sebuah lingkaran imajiner terbentuk, yang disebut dengan ‘zodiak’ . Lingkaran ini terbagi menjadi 12 wilayah yang setara, yang didalamnya terdapat kelompok bintang tertentu, yang diberi nama menurut bentuk kelompoknya masing-masing. Seluruh fenomena ini mencerminkan kekuasaan dan keagungan Alloh SWT.

kemudian ayat berikutnya:

17. wa hafizhnaahaa min kulli syaithoonirrajiim ( dan Kami menjaganya dari setiap gangguan setan yang terkutuk)
18. illaa manistaroqossam’a fa atba’ahu syihaabum mubiin (kecuali setan yang mencuri-curi berita yang dapat didengar dari malaikat lalu dikejar oleh semburan api yang terang)

Kata Arab Istiraq, berasal dari kata sirqat. Dengan demikian, frase Arab, istiraqas-sam’a, berarti ‘mencuri kata-kata’. Beberapa ahli tafsir telah memunculkan beberapa isu mengenai ayat ini. Diantaranya Fakhr ar-Razi dan al-‘Alusi yang mengatakan dalam kitab tafsirnya bahwa yang dimaksud langit dalam ayat ini adalah langit yang kita lihat di atas; sementara yang dimaksud dengan ‘semburan api’ adalah meteor yang dilemparkan dan menyala seperti yang dimaksud dalam ayat 18 (persis seperti apa yang saya simpulkan sendiri pada waktu pertama membaca ayat ini, sebelum tahu tafsirnya sama sekali). Akan tetapi saya kemudian  teringat, pada beberapa adegan dalam film-film (Taiwan, misalnya Meteor Garden) yang mana pada saat si gadis menyaksikan meteor yang melintasi langit, maka ia pun segera ber ‘make a wish’, meminta sesuatu yang mana dengan penuh keyakinan, harapannya itu pasti akan tercapai atau menjadi kenyataan, dreams become true, suatu saat nanti. Hal ini kemudian ditiru banyak remaja yang mengagumi film ini (yang notabene mendapat rating tertinggi di salah satu saluran TV dan menjadi sangat populer termasuk pemerannya terpampang di setiap benda-benda sampai ke pelosok sekalipun, sekitar tahun itu) untuk mengucapkan ‘wish’ nya. Bagi saya tak masalah seseorang punya keinginan dan kemudian diungkapkan, asal cara dan tujuannya benar. Bukan memohon pada bintang/ meteor, tetapi memohon pada Alloh SWT, melalui shalat, zikir dan do’a pada 2/3 malam menjelang dini hari sebagai waktu mustajab.

Masih berkaitan dengan Quran Surat Al-Hijr ayat 17-18, beberapa ahli tafsir lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud langit dalam ayat di atas adalah ‘alam ghaib’ dan alam kebenaran, dimana setan tak dapat dan memang tidak diizinkan masuk ke dalamnya.Manakala seseorang yang mempunyai sifat-sifat seperti setan datang menggoda kita, tentu kita akan segera melancarkan serangan terhadapnya, dengan cara mengusir dan menghancurkannya dengan senjata penalaran yang kuat dan logika yang sehat orang-orang beriman.

Alloh lah yang mengetahui dengan sebenar-benarnya (makna ayat tersebut, yang selama ini saya hubungkan dengan meteor). wallohu a’lam bishshawab…

Entry Filed under: ayat dan do'a

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Music

 
%d blogger menyukai ini: